Pontianak, 6 Juni 2026 – Program Studi Magister Pendidikan Jasmani, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas PGRI Pontianak kembali menyelenggarakan kegiatan akademik melalui kuliah dosen tamu yang mengangkat tema “Periodisasi Latihan Modern: Strategi Mencapai Peak Performance Atlet”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, bertempat di Gedung Pascasarjana Universitas PGRI Pontianak dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Jasmani.

Kuliah dosen tamu ini menghadirkan Eka Supriatan sebagai narasumber utama. Kehadiran beliau menjadi daya tarik tersendiri karena memiliki rekam jejak yang kuat baik di bidang akademik maupun praktik kepelatihan olahraga prestasi.

Sebagai dosen pada Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Universitas Tanjungpura, Eka Supriatan dikenal aktif dalam pengembangan ilmu kepelatihan olahraga, khususnya terkait perencanaan dan pengelolaan program latihan atlet. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Pelatih Akademi YUSO Kalimantan Barat yang telah berpengalaman dalam membina atlet usia muda hingga atlet prestasi. Kombinasi pengalaman akademik dan praktik lapangan tersebut menjadikan materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa magister yang sebagian besar terlibat langsung dalam pembinaan olahraga di berbagai cabang olahraga.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan I FPOK Universitas PGRI Pontianak, Sekretaris Program Studi Magister Pendidikan Jasmani, serta dosen pengampu mata kuliah Asesmen Tes Performa Atlet dan Penyusunan Program Latihan. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi menunjukkan komitmen institusi dalam menghadirkan pembelajaran yang berbasis pada perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia olahraga modern.

Dalam pemaparannya, Eka Supriatna menjelaskan bahwa periodisasi latihan merupakan salah satu komponen paling penting dalam proses pembinaan atlet. Menurutnya, keberhasilan atlet mencapai performa puncak (peak performance) tidak hanya ditentukan oleh intensitas latihan, tetapi juga oleh kemampuan pelatih dalam menyusun siklus latihan yang sistematis, terukur, dan sesuai dengan kalender kompetisi.

Berbagai pendekatan periodisasi modern dibahas secara komprehensif, mulai dari periodisasi linear, non-linear, block periodization, hingga penerapan teknologi dan data performa dalam penyusunan program latihan. Narasumber juga membagikan pengalaman nyata dalam menangani atlet dan menyusun program latihan yang berorientasi pada pencapaian prestasi optimal saat kompetisi utama.

Suasana kuliah berlangsung sangat interaktif dan penuh antusiasme. Hal ini terlihat dari tingginya partisipasi mahasiswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan kritis disampaikan oleh mahasiswa, khususnya yang memiliki latar belakang sebagai pelatih, pembina klub, guru olahraga, maupun praktisi olahraga prestasi di berbagai cabang olahraga.

Pertanyaan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan teori periodisasi latihan, tetapi juga menyentuh persoalan-persoalan praktis di lapangan, seperti strategi mengatasi penurunan performa atlet, pengaturan beban latihan menjelang kompetisi, penggunaan hasil tes performa dalam penyusunan program latihan, hingga penerapan periodisasi pada atlet usia dini dan atlet elite.

Sekretaris Program Studi Magister Pendidikan Jasmani menyampaikan bahwa kegiatan dosen tamu ini merupakan bagian dari upaya program studi untuk memperkuat keterkaitan antara teori akademik dengan praktik kepelatihan olahraga yang berkembang saat ini. Melalui kegiatan semacam ini, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan yang lebih luas serta mampu mengaplikasikan konsep-konsep ilmiah dalam pembinaan olahraga prestasi.

Melalui kuliah dosen tamu bertema “Periodisasi Latihan Modern: Strategi Mencapai Peak Performance Atlet”, mahasiswa Magister Pendidikan Jasmani FPOK Universitas PGRI Pontianak memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya perencanaan latihan berbasis sains olahraga. Kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran pengalaman antara akademisi, pelatih, dan mahasiswa sehingga dapat memperkuat kompetensi lulusan dalam bidang pendidikan jasmani, kepelatihan olahraga, dan pembinaan prestasi atlet di masa depan.

By suhairi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *